"Kalau lebih panjang, lebih banyak dapatnya," canda Gus Ipul setelah lagu selesai, disambut tawa warga.
Namun begitu, di balik candaannya, Gus Ipul menyelipkan pesan serius. Menurutnya, pemuda semacam ini seharusnya tidak hanya mengandalkan bantuan tunai sementara. Ada hal yang lebih penting.
"Kalau yang muda-muda begini sih jangan BLT-S, pemberdayaan," tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, ia bahkan menawarkan sebuah gitar baru. Tapi respons si pengamen justru mengejutkan. Dengan tubuh tinggi kurusnya, ia hanya menggeleng pelan.
"Enggak (mau minta). Takut kebiasaan," ujarnya singkat.
Jawaban jujur itu rupanya menyentuh hati Gus Ipul. Dengan nada kagum, ia pun memuji sikap pemuda tersebut.
"Enggak mau minta, takut jadi kebiasaan. Luar biasa. Keren," ucap Gus Ipul sambil mengacungkan jempol. Sebuah momen singkat yang mungkin tak akan dilupakan oleh si pengamen, dan juga para saksi yang hadir di sana.
Artikel Terkait
Menerima Diri di Awal Tahun: Antara New Me dan Kelelahan yang Tak Terucap
Beijing Hukum Mati Bos Mafia Myanmar, Sinyal Keras untuk Pelaku Penipuan Lintas Batas
AS Cabut Staf Non-Darurat dari Niger Usai Serangan ISIS di Bandara Niamey
Siklus Keracunan MBG: Klarifikasi, Maaf, dan Janji yang Tak Pernah Tuntas