Namun begitu, ganja bukan satu-satunya barang bukti. Polisi juga menyita senjata api rakitan jenis revolver lengkap dengan tiga butir amunisi aktif. Saat penangkapan, situasi sempat memanas.
Pelaku nekat melawan. Dengan senjata itu, dia mencoba menodongkan revolver ke arah petugas. Untungnya, senjata tersebut macet dan tidak meletus.
"Mereka mau menembak anggota dan ini buktinya senjata sudah diletuskan tetapi tidak meletus," tegas Sudarno.
Karena perlawanan itu, polisi terpaksa mengambil tindakan tegas. Defrianto dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki untuk mengamankan situasi.
Operasi ini juga berhasil meringkus seorang pelaku lainnya. Dia adalah Perdi Mardiansyah, seorang warga Kota Bengkulu, yang diduga terlibat dalam jaringan yang sama.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral