Pada hari Minggu, 7 Desember 2025, bantuan dari Polda Sumatera Selatan akhirnya tiba di lokasi bencana. Tujuannya adalah Desa Garoga, sebuah wilayah di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Bantuan yang dikirim bukan cuma sembako atau logistik biasa.
Di sisi lain, ada satu hal yang cukup mencolok dari bantuan kali ini. Selain paket kebutuhan hidup, para personel juga membawa serta solusi teknologi untuk memutus rantai kesulitan berkomunikasi. Mereka memasang internet satelit Starlink di lokasi pengungsian.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menjelaskan langkah ini.
"Ini wujud kesigapan kami untuk membantu warga yang sedang susah," katanya. "Sekaligus jadi dukungan nyata bagi proses pemulihan masyarakat."
Nandang menegaskan komitmen Polda Sumsel untuk memberikan pelayanan terbaik bagi korban. Tak cuma urusan komunikasi, tim di lapangan juga turun tangan membersihkan puing dan rumah-rumah warga yang tertimbun material bencana. Kerja fisik yang melelahkan, tapi perlu.
Soal Starlink, Nandang bilang aksesnya sengaja dibuka untuk umum. Tujuannya jelas.
"Sinyal seluler di sini putus-putus, hampir tidak bisa diandalkan," ujarnya. "Dengan Starlink ini, korban bisa menghubungi keluarga di luar daerah. Setidaknya untuk kabar bahwa mereka selamat."
Harapannya sederhana: bantuan-bantuan konkret ini bisa sedikit meringankan beban warga Tapanuli Selatan. Di tengah situasi yang serba tak menentu, adanya dukungan logistik dan akses berkomunikasi memberi secercah harapan untuk bangkit kembali.
Artikel Terkait
BEM SI Tinjau Langsung Gudang Bulog, Stok Beras Nasional Capai Rekor 5,2 Juta Ton
Presiden Prabowo Terima Laporan Reformasi Polri, Instruksikan Perubahan Bertahap hingga 2029
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Zero Tolerance terhadap Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan Agama
118 BEM Nusantara Dialog Langsung dengan Mentan, Bahas Swasembada Pangan hingga Koperasi Desa