Di pagi buta yang sepi di Nongkosawit, Gunungpati, sebuah kardus tak biasa tergeletak di teras rumah. Itulah awal dari penemuan yang memilukan: seorang bayi perempuan yang baru lahir, ditinggalkan begitu saja.
Dwi Ristiyanto, pemilik rumah, mengira ada kucing di dalam kardus itu. Saat hendak jalan-jalan pagi sekitar pukul 04.45 WIB Minggu lalu, ia pun menggoyang-goyangnya. Ada gerakan. Rasa penasaran membuatnya memanggil sang istri. Mereka membuka kardus itu, dan yang mereka temukan sama sekali bukan hewan, melainkan seorang bayi mungil yang masih dibalut kain sprei biru bermotif bunga.
“Bayinya perempuan, baru lahir masih ada ari-ari. Berat badan 2,5 kilogram, panjang 49 sentimeter. Kondisinya sehat,” jelas Kapolsek Gunungpati, Kompol Agung Raharjo, pada Senin (8/12).
Menurutnya, kondisi bayi itu terbilang sehat meski sempat diletakkan di luar ruangan. Selain kain sprei, di dalam kardus juga ada celana kolor panjang hitam bercorak warna-warni, sebuah guling biru langit bermotif serupa, dan mantel plastik kuning. Barang-barang itu seolah menjadi satu-satunya ‘bekal’ untuk kehidupan yang baru saja dimulai.
Dwi langsung melaporkan temuannya. RT, RW, dan Bhabinkamtibmas setempat dihubungi. Tak lama, petugas dari Polsek Gunungpati dan tim Inafis Polrestabes Semarang berdatangan untuk mengolah TKP. Sementara itu, si bayi segera dibawa ke puskesmas untuk penanganan lebih lanjut, berkoordinasi dengan rumah sakit dan dinas sosial.
Namun begitu, satu pencarian besar masih berlangsung. Polisi kini sedang memburu orang tua atau pelaku yang membuang bayi malang tersebut.
“Iya, kemungkinan (dibuang). Untuk pelakunya masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tegas Agung.
Kasus ini meninggalkan banyak tanda tanya. Di balik dinginnya pagi dan kerasnya teras rumah, ada nyawa baru yang harus berjuang sejak detik-detik pertamanya, jauh dari pelukan yang seharusnya ia dapatkan.
Artikel Terkait
Juru Parkir Brebes Gagalkan Pencurian Rp3,6 M, Dihadiahi Umrah oleh Pemilik Uang
Polisi Bongkar Rumah Penampungan Motor Curian di Tallo, Satu Tersangka Diamankan
Dari Perjuangan Kemerdekaan hingga Ketahanan Pangan: Sulawesi Selatan Melahirkan Tokoh-Tokoh Nasional Sepanjang Zaman
Krisis Utang Petani Thailand Jadi Ujian Perdana Pemerintahan Anutin