Hi!Pontianak – Gelombang ganas tak memberi ampun. Pada Senin, 8 Desember 2025, sebuah rumah warga di Desa Sungai Duri II, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, akhirnya tumbang diterjang ombak. Kejadiannya berlangsung cepat, dipicu angin kencang dan gelombang tinggi yang menghantam kawasan pesisir itu tanpa henti.
Rumah kayu itu sebenarnya sudah terlihat oleng. Pondasinya lama tergerus air, membuat struktur bangunan miring dan rapuh. Menurut sejumlah saksi, situasinya memang sudah mengkhawatirkan jauh sebelum bencana terjadi.
Lewat sebuah video berdurasi 14 detik yang didapat redaksi, momen robohnya rumah itu terekam jelas. Awalnya, bangunan hanya terlihat miring. Namun tak butuh waktu lama, satu hantaman gelombang yang lebih besar langsung merobohkannya seketika. Rangka kayu berderak dan ambruk, terseret air yang terus menggila.
Rumah yang menjadi korban itu ternyata milik seorang warga bernama Teh Diah. Ia tinggal di Rt 09/Rw 02, Dusun Taruna, Desa Sungai Duri II.
“Kami sudah mengantisipasi, tapi alam memang lebih kuat,” ujar seorang petugas di lokasi.
Untungnya, kabar baik datang dari situasi buruk ini: tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tim BPBD Kabupaten Mempawah pun sudah bergerak cepat. Mereka turun ke lokasi untuk memverifikasi kerusakan dan melakukan proses evakuasi serta pendataan lebih lanjut. Upaya penanganan segera dilakukan, meski tantangan dari laut masih terus mengancam.
Artikel Terkait
Lazio vs Udinese Berakhir 3-3, Empat Gol Tercipta dalam 10 Menit Terakhir
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur Tewaskan Dua Orang, Puluhan Luka-Luka
PSM Makassar Takluk 2-0 dari Bali United Usai Kartu Merah di Babak Pertama
Tabrakan Frontalka Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jalur Kereta Lumpuh Total