Kabut masih menggantung di sekitar Jembatan Bailey Teupin Mane, Bireuen, ketika Presiden Prabowo Subianto turun untuk melihat langsung kerusakan yang terjadi. Minggu pagi itu (7/12), ia menyampaikan target yang cukup ambisius: seluruh jembatan yang rusak di Aceh harus selesai diperbaiki dalam satu hingga dua minggu ke depan.
“Ini kita lihat salah satu Jembatan Bailey, mereka kerja terus,” ujarnya, menunjuk ke aktivitas pekerja di lokasi.
“Diharapkan satu minggu sudah bisa buka. Dan dari sini bisa terus untuk membuka tiga jembatan lagi ya. Yang menuju Bener Meriah dan Takengon ke atas.”
Menurut Prabowo, progres perbaikan di lapangan sudah berjalan intensif. Namun begitu, tantangannya tidak kecil. Akses dari berbagai titik sedang diupayakan mati-matian agar wilayah yang terisolasi bisa segera terhubung kembali.
“Ada jalan lagi dari Banda Aceh. Itu mungkin lebih ringan, karena hanya tiga lokasi ya,” katanya.
“Tadi kita lihat semua usaha dikerahkan, nanti semua jembatan akan diperbaiki. Mudah-mudahan satu, dua minggu ya. Karena masalahnya adalah tembus ini, baru kita bisa kerja yang lain.”
Persoalannya tak cuma jembatan. Di sisi lain, sejumlah bendungan juga dilaporkan rusak parah. Hal ini tentu menambah daftar pekerjaan yang harus segera dituntaskan.
Artikel Terkait
KPK Buka Suara: Gaji Tak Merata hingga Persepsi Korupsi sebagai Hak Istimewa
KPK Naikkan Batas Hadiah yang Tak Perlu Dilaporkan, Kini Rp 1,5 Juta
Siklus Bencana di Indonesia: Antara Respons Darurat dan Mitigasi yang Terlupakan
Lima Pemburu Diamankan, Rekaman Kamera Trap Ungkap Dugaan Cedera Macan Tutul