Sebelum menyantap, dia masih sempat bertanya lagi.
Tanpa basa-basi lagi, Presiden pun menyantap hidangan sederhana itu. Bahkan, dia menghabiskannya sampai tak bersisa. Tapi, ada satu pertanyaan lagi yang menggelitiknya. Prabowo ingin tahu, apakah menu spesial ini dibuat khusus untuk kunjungannya, atau justru itulah makanan sehari-hari para pengungsi.
Jawaban singkat itu seakan menutup percakapan dengan gamblang. Momen singkat di dapur umum itu, meski sederhana, meninggalkan kesan tersendiri. Bukan sekadar kunjungan kerja, tapi juga sebuah interaksi langsung yang begitu manusiawi.
Artikel Terkait
Maling Motor di Karawang Babak Belur Dihajar Massa, Senjata Api Rakitan Disita Polisi
Sporting CP Hadapi Tekanan Maksimal di Laga Comeback Lawan Bodo/Glimt
Korlantas Tunda One Way Nasional, Terapkan Skema Terbatas di Tol Cipali
TNI Janji Transparan Usut Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Penyiraman Aktivis