Suasana pesta ulang tahun di sebuah restoran di Huancane, Peru, tiba-tiba berubah jadi mimpi buruk. Dari tawa dan canda, berubah menjadi jeritan panik. Api menjalar dengan cepat, menjebak para mahasiswa yang sedang bersenang-senang di lantai dua bangunan itu.
Menurut keterangan polisi setempat, insiden maut itu menewaskan sepuluh mahasiswa. Tidak kurang dari tiga belas orang lainnya mengalami luka-luka.
“Dengan kedatangan ahli forensik dari kepolisian dan kejaksaan, 10 jenazah ditemukan,” ujar seorang petugas, seperti dilaporkan AFP, Sabtu lalu.
Para korban, yang semuanya adalah mahasiswa sebuah perguruan tinggi keguruan, berusia antara 17 hingga 23 tahun. Mereka terjebak tanpa jalan keluar saat kobaran api membesar dengan cepat.
Artikel Terkait
Smartwatch Kopilot ATR 42-500 Terdeteksi Aktif, Basarnas Buru Titik Koordinat Terakhir
Habib Rizieq Beri Tegas Pandji: Bukan Damai, Tapi Taubat dan Minta Maaf
Buku Gibran Tak Lulus SMA Dijadikan Senjata, Akan Diterjemahkan dan Dikirim ke PBB
Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono: Polda Periksa 10 Saksi, Tiga Laporan Polisi Menumpuk