Yang memperparah keadaan, kota kecil berpenduduk 20.000 jiwa ini ternyata tidak memiliki dinas pemadam kebakaran sama sekali. Wali Kota Valerio Tapia mengakui hal itu. Alhasil, warga sekitar lah yang berusaha memadamkan api dengan apa adanya alat pemadam ringan dan ember-ember berisi air, sambil menunggu bantuan.
Bantuan dari pemadam kebakaran kota tetangga baru tiba sekitar satu jam setelah kejadian. Waktu yang terasa sangat lama di tengah kepanikan.
Sementara itu, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah ledakan bahan bakar di dalam restoran Calma Tripa tersebut. Sebuah pesta perayaan yang seharusnya berisi kenangan indah, kini justru berakhir dengan duka yang mendalam.
Artikel Terkait
Podcast Vidi Aldiano dan Deddy Corbuzier Kembali Viral Usai Kabar Duka
PSM Makassar Umumkan Starting XI, Yuran Fernandes Jadi Kapten Lawan Malut United
Waspada Hujan dan Angin Kencang, Wajo Berpotensi Alami Suhu Ekstrem
Perempuan Tewas Tertimpa Tembok Roboh di Karangpilang