Ini bikin hati trenyuh. Di tengah segala kepedihan yang mereka tanggung di Gaza, warga Palestina justru turun tangan membantu korban banjir di Sumatera. Ya Allah, lihatlah. Dalam situasi yang oleh banyak pihak disebut sebagai genosida, mereka masih punya ruang di hati untuk peduli pada kita di sini.
Rasanya campur aduk, antara haru dan tak percaya.
"
Lewat sebuah unggahan di media sosial, seorang relawan bernama Raed Arada membagikan pengalamannya. Dia dan timnya baru saja tiba di Aceh, Sumatera, pasca-banjir besar yang melanda.
Tujuannya jelas: menyalurkan bantuan darurat langsung ke tangan keluarga-keluarga yang paling membutuhkan.
Artikel Terkait
Pemerintah Toleransi Perusahaan Izin Dicabut, Asal Ekonomi Daerah Tak Terguncang
Hujan Deras Landa Jakarta, 90 RT dan Sembilan Ruas Jalan Masih Tergenang
Jembatan Darurat Polisi Pulihkan Denyut Ekonomi Kampung Setie
Bisnis Senjata Ilegal di Bali Digulung TNI-Polri