Di sisi lain, tindakan terhadap wartawan dinilai sudah melampaui batas. Asep, dari Jawapos Radar Madiun, menyaksikan langsung seorang pria bertindak agresif. Orang itu melarang keras semua aktivitas peliputan dan dokumentasi.
Bagi Asep, ini jelas bentuk pembatasan kerja pers yang tak bisa ditolerir.
“Kami menjalankan tugas jurnalistik. Tidak ada alasan pembenaran bagi siapa pun melakukan tindakan seperti itu,” tegasnya.
“Tindakan kekerasan terhadap jurnalis tidak boleh dibiarkan.”
Kejadian ini pun ramai diperbincangkan di media sosial. Sebuah video yang diunggah memperlihatkan ketegangan antara petugas dapur MBG dengan awak media.
Ada apa dgn MBG?
petugas dapur MBG bertindak arogan kepada wartawan yg berusaha meminta informasi terkait keracunan massal puluhan siswa di Ngawi. pic.twitter.com/MXwxXQApPb
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Berawan Sepanjang Hari Rabu
Sporting CP Balas Kekalahan 0-3 dengan Kemenangan Telak 5-0 ke Perempat Final Liga Champions
Fenerbahce Hajar Gaziantep 4-1, Kokohkan Posisi Puncak Klasemen
Jadwal Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.18 WIB, Disusul Azan Subuh 10 Menit Kemudian