Wartawan Diusir dan Diancam Saat Selidiki Dugaan Keracunan Makanan di Ngawi

- Jumat, 05 Desember 2025 | 17:00 WIB
Wartawan Diusir dan Diancam Saat Selidiki Dugaan Keracunan Makanan di Ngawi

Liputan investigasi soal dugaan keracunan makanan di Ngawi berakhir ricuh. Kamis siang lalu, sejumlah wartawan justru diusir dan diintimidasi saat mencoba meliput pengambilan sampel makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan.

Mereka datang untuk mengecek program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut-sebut memicu masalah. Alih-alih mendapatkan konfirmasi, yang terjadi malah pengusiran paksa.

“Kita tadi sekitar pukul 13.00 WIB, baru liputan dugaan keracunan MBG di Puskesmas Mantingan dan mau konfirmasi ke pihak SPPG. Namun baru sampai pintu gerbang sudah diusir bahkan teman saya dikejar bawa balok paving,” ujar Rizal, wartawan Metro TV yang hadir di lokasi.

Menurut kesaksiannya, salah satu oknum di lokasi mengambil balok paving dan mengancam akan melemparkannya. Suasana langsung mencekam.

Insiden ini terjadi bertepatan dengan kedatangan petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi yang sedang mengambil sampel untuk diperiksa. Program MBG sendiri sedang jadi sorotan setelah dilaporkan menyebabkan puluhan siswa dan santri di Kecamatan Mantingan mengalami gejala keracunan.

Gejalanya? Mual, muntah, dan diare. Kabar yang beredar menyebut 164 orang merasakan gejala itu, dengan 28 di antaranya harus dirawat inap. Situasinya cukup serius.

Di sisi lain, tindakan terhadap wartawan dinilai sudah melampaui batas. Asep, dari Jawapos Radar Madiun, menyaksikan langsung seorang pria bertindak agresif. Orang itu melarang keras semua aktivitas peliputan dan dokumentasi.

Bagi Asep, ini jelas bentuk pembatasan kerja pers yang tak bisa ditolerir.

“Kami menjalankan tugas jurnalistik. Tidak ada alasan pembenaran bagi siapa pun melakukan tindakan seperti itu,” tegasnya.

“Tindakan kekerasan terhadap jurnalis tidak boleh dibiarkan.”

Kejadian ini pun ramai diperbincangkan di media sosial. Sebuah video yang diunggah memperlihatkan ketegangan antara petugas dapur MBG dengan awak media.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler