Di usianya yang masih belia, Sanggrama Rasio Al Warisyi atau yang akrab disapa Rasio sudah punya kepedulian yang jarang ditemui. Ia masih duduk di kelas 6 SD, tapi pikirannya melayang jauh, memikirkan nasib cangkang-cangkang telur yang berserakan di sekitar rumahnya. Daripada dibiarkan jadi sampah, ia punya ide brilian: mengolahnya jadi sesuatu yang berguna.
Hasilnya? Bubuk kalsium karbonat. Ya, dari limbah yang sering diabaikan itu, Rasio berhasil membuat suplemen yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang, otot, hingga jantung. Sebuah terobosan yang sederhana, namun dampaknya luar biasa.
Menurut pengakuannya, aksi ini sudah dimulai sejak tahun lalu. Tapi sepanjang 2025 ini saja, ia sudah mengolah tidak kurang dari 5,5 ton cangkang telur.
"Kalau dihitung sejak 2024, totalnya sudah sekitar 9 ton limbah yang berhasil saya olah," ujar Rasio kepada Basra, Jumat lalu.
Bocah yang juga finalis Pangeran Lingkungan Hidup 2025 itu bercerita, ide ini muncul begitu saja. Ia sering melihat tumpukan cangkang telur di lingkungannya dan merasa sayang jika hanya berakhir di tempat sampah. Dari situlah ia mulai meneliti dan bereksperimen.
Bubuk kalsium hasil olahannya ternyata punya banyak kegunaan. Rasio mencampurkannya ke dalam kopi, dan hasilnya cukup mengejutkan. "Bisa mengurangi keasaman kopi," terangnya. "PH-nya naik. Saya rekomendasikan campuran 20% saja, biar rasa kopinya masih terasa tapi asamnya berkurang dan lebih nyaman di lambung."
Artikel Terkait
Pemerintah Toleransi Perusahaan Izin Dicabut, Asal Ekonomi Daerah Tak Terguncang
Hujan Deras Landa Jakarta, 90 RT dan Sembilan Ruas Jalan Masih Tergenang
Jembatan Darurat Polisi Pulihkan Denyut Ekonomi Kampung Setie
Bisnis Senjata Ilegal di Bali Digulung TNI-Polri