Suasana di Planetarium Taman Ismail Marzuki benar-benar berbeda akhir-akhir ini. Destinasi yang dulu sepi itu kini ramai sekali, dipenuhi pengunjung sejak dibuka kembali akhir Desember lalu. Tiap hari, antrean warga yang penasaran tak pernah putus.
Di antara kerumunan itu, ada Siska (25). Ia baru saja keluar dari Teater Bintang, matanya masih berbinar. "Pertama kali. Soalnya kan tutupnya lama banget, 13 tahun," ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Dia mengapresiasi langkah Pemprov DKI yang menghidupkan kembali tempat ini. Menurutnya, Jakarta butuh lebih banyak opsi liburan yang bermutu, bukan cuma mall.
"Oh pasti dong. Terima kasih Pak Gubernur, senang, senang sekali ada tempat seperti Planetarium," kata Siska.
"Untung ya diadakan lagi. Harus sih, biar kita enggak liburannya cuma shopping ke mal, yang gitu-gitu doang. Kan kayak gini ada edukasinya, ada manfaatnya," imbuhnya.
Bersama rekannya, Wina (24), mereka sengaja beli tiket online untuk menyaksikan pertunjukan perdana mereka. Dan mereka tak kecewa.
"Happy banget," ucap Siska singkat. Ia lalu bercerita, pertunjukan itu membawa penonton dalam sebuah perjalanan visual yang memukau. Dimulai dari cerita tentang bunga, lalu menyelam ke laut, sebelum akhirnya meluncur ke angkasa luar.
"Terakhir banget itu terkait alam semesta. Planet-planet, matahari... banyak banget sih informasinya," ceritanya penuh semangat.
Wina, yang berdiri di sampingnya, sepakat. Menurut dia, sajian di Planetarium bukan cuma untuk anak sekolah. Orang dewasa pun bisa dapat ilmu baru.
"Tetap ada informasi barunya. Kita kan biasanya cuma tahu sebatas galaksi kita doang. Di sini di-share, ternyata ada 'super galaksi lokal' gitu," tutur Wina.
"Ilmu fisika, kimianya juga dikit-dikit masuk. Asyik," lanjutnya.
Karena pengalaman positif ini, Wina berharap pemerintah membuka lebih banyak lagi tempat wisata edukasi semacam ini. Yang mudah diakses, dan menarik.
"Setuju banget untuk diperbanyak. Tadi kami ngobrol, 'ih kalau dekat rumah, ke sini tiap minggu enak ya'," ujarnya sambil tertawa.
Planetarium Jakarta sendiri secara resmi dihidupkan lagi oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, pada Selasa (23/12). Dalam kunjungannya, Pramono menyebut fasilitas ini kini telah diperbarui dengan teknologi mutakhir.
"Setelah lebih dari 13 tahun, sejak tahun 2012, Planetarium yang digagas oleh Bang Ali Sadikin, alhamdulillah hari ini bisa dihidupkan kembali," ujar Pramono.
Ia juga mengumumkan akses gratis selama tiga bulan khusus untuk pelajar. Salah satu fitur anyarnya adalah AI interaktif yang memungkinkan pengunjung 'bercakap' dengan wajah gubernur dan wakil gubernur, menciptakan pengalaman belajar yang jauh lebih hidup dan menarik. Sebuah langkah baru untuk membawa warga Jakarta lebih dekat ke bintang-bintang.
Artikel Terkait
Monas Tetap Buka Saat Ramadan dengan Penyesuaian Jam Operasional
Shayne Pattynama Akui Persaingan Ketat dengan Dony Tri Pamungkas di Bek Kiri Persija
Ketua Teknokrat Palestina Bahas Rencana 100 Hari dan Dana AS untuk Gaza di Washington
KPK Dalami Peran Rumah Aman Ciputat dalam Kasus Suap Bea Cukai, Uang Miliaran Rupiah Diamankan