MURIANETWORK.COM - Bek anyar Persija Jakarta, Shayne Pattynama, mengakui persaingan ketat yang dihadapinya untuk memperebutkan posisi bek kiri. Di tengah performa solid Dony Tri Pamungkas yang masih menjadi pilihan utama pelatih Mauricio Souza, pemain Timnas Indonesia itu menyatakan kesiapannya untuk bekerja keras dan bersabar menunggu kesempatan.
Persaingan Ketat di Sayap Kiri Pertahanan
Sejak direkrut pada putaran kedua BRI Super League 2025/26, perjalanan Shayne Pattynama untuk menembus starting eleven belum berjalan mulus. Hingga saat ini, ia baru mengumpulkan dua penampilan pengganti dengan total 19 menit bermain. Konsistensi Dony Tri Pamungkas, yang bahkan menggeser Alan Cardozo dari skuat, menjadi tantangan nyata bagi Shayne.
Namun, situasi ini justru dilihatnya sebagai pendorong semangat. Shayne tidak mengelak tentang kualitas pesaingnya dan memilih melihat persaingan ini sebagai hal yang positif untuk kemajuan tim.
Pemain Baru yang Butuh Proses
Di balik tekadnya, Shayne Pattynama juga bersikap realistis. Ia mengakui bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses adaptasinya. Bergabung di tengah musim bukanlah satu-satunya hal; kondisi fisik pasca cedera juga menjadi pertimbangan.
“Saya baru datang di sini (Persija Jakarta), saya juga baru saja sembuh dari cedera. Jadi, saya perlu tahap demi tahap. Saya telah absen selama 3-4 bulan, jadi saya perlu bertahap. Dan, Dony tampil sangat bagus,” jelasnya.
Fokus pada Kontribusi dan Performa
Daripada berfokus pada mengejar menit bermain, Shayne lebih memilih untuk membuktikan diri setiap kali diberi kesempatan, baik di lapangan latihan maupun dalam pertandingan. Pendekatan ini menunjukkan profesionalisme dan kesadaran akan dinamika dalam sebuah skuat sepak bola profesional.
“Saya perlu menunjukkan kemampuan saya di pertandingan dan latihan. Jadi, itu normal untuk memiliki kompetisi (dengan Dony Tri),” imbuh pemain yang pernah merasakan atmosfer sepak bola Eropa di Norwegia itu.
Dengan mentalitas kompetitif yang sehat dan pengakuan terhadap performa rekan setim, Shayne Pattynama tampaknya sedang membangun fondasi yang tepat. Perjalanannya di Persija Jakarta masih panjang, dan persaingan internal yang ketat justru bisa menjadi katalis bagi peningkatan performa seluruh lini pertahanan Macan Kemayoran.
Artikel Terkait
AOC Rilis Dua Monitor Seri B3 dengan Resolusi QHD dan Refresh Rate 144 Hz
Mendagri Tito Karnavian Buka Puasa Bersama Korban Banjir di Huntara Aceh Tamiang
Mendagri Tito Tinjau Pembersihan Lumpur Pascabanjir di Aceh Tamiang
Bapanas Pastikan Ketersediaan Daging Ayam dan Telur dengan Program Stabilisasi Harga