Di sisi lain, stok logistik sebenarnya tersedia. Masalahnya, akses menuju lokasi-lokasi tertentu masih sangat sulit. Banjir yang merendam jalan-jalan menjadi kendala terbesar untuk mendistribusikan bantuan itu.
Agus Jabo berharap air cepat surut. Dengan begitu, warga bisa kembali ke rumah dan aktivitas sosial ekonomi perlahan pulih. Tapi, pekerjaan pemerintah tak berhenti sampai di situ.
Begitu status tanggap darurat resmi dicabut oleh Bupati, fase berikutnya akan segera dimulai. Akan ada proses rehabilitasi dan rekonstruksi menyeluruh. Rencananya, Kemensos akan berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait, dalam rapat yang biasanya dipimpin Menko PMK.
"Rapat nanti akan membahas kerusakan-kerusakan yang perlu ditangani, seperti jalan, jembatan, pom bensin, hingga rumah warga yang rusak," paparnya.
Koordinasi itu akan melibatkan banyak pihak, mulai dari BNPB, Kementerian PUPR, hingga BMKG. Intinya, Agus Jabo menegaskan bahwa pemerintah hadir. Mereka berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pihak, demi membantu pemulihan warga Langkat pasca bencana ini.
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Tokoh Oposisi
Di Balik Rerimbunan Srengseng, Babeh Icam Bertahan Setia Meski Demam Akik Sudah Redup
Kredibilitas Pasar Modal Indonesia Terancam, MSCI Siap Turunkan Status
Kisah Tukang Es Gabus: Simpati yang Menguap Saat Korban Berbalik Ngelunjak