Di sisi lain, tim penanganan sudah bergerak. Petugas BPBD dikerahkan ke lokasi untuk memantau dan mengevakuasi jika diperlukan. Namun begitu, belum ada informasi jelas soal pengungsian. Apakah warga memilih bertahan atau mengungsi ke tempat yang lebih aman?
“BPBD Kabupaten Subang masih melakukan asesmen ke lokasi kejadian,” jelas Hadi.
Artinya, segala informasi masih bersifat sementara. Angka korban dan kerusakan masih mungkin berubah. Yang jelas, bagi warga Mayangan dan Legonwetan, hari itu adalah hari berjuang melawan air yang datang dari langit dan laut.
Artikel Terkait
Sentul Jadi Tuan Rumah Rakornas Besar, 4.453 Pejabat Bahas Percepatan Program Prioritas
KPK Dalami Aliran Dana dan Perjalanan Ridwan Kamil Terkait Kasus BJB
Guru 2026: Masihkah Ada Ruang untuk Wibawa di Tengah Transaksi Pendidikan?
Kasus Hogi Minaya Resmi Ditutup, Penuntutan Dihentikan Demi Hukum