Di sisi lain, tim penanganan sudah bergerak. Petugas BPBD dikerahkan ke lokasi untuk memantau dan mengevakuasi jika diperlukan. Namun begitu, belum ada informasi jelas soal pengungsian. Apakah warga memilih bertahan atau mengungsi ke tempat yang lebih aman?
“BPBD Kabupaten Subang masih melakukan asesmen ke lokasi kejadian,” jelas Hadi.
Artinya, segala informasi masih bersifat sementara. Angka korban dan kerusakan masih mungkin berubah. Yang jelas, bagi warga Mayangan dan Legonwetan, hari itu adalah hari berjuang melawan air yang datang dari langit dan laut.
Artikel Terkait
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral
Panen Raya Majalengka Capai 11,5 Ton per Hektare, Stok Beras Nasional Dipastikan Surplus
Dua Turis Asing Pembuat Konten Porno Viral Berjaket Ojol Digagalkan Kabur di Bandara Bali