Polisi Panen Jagung di Mempawah, Dukung Ketahanan Pangan Lokal

- Kamis, 04 Desember 2025 | 15:06 WIB
Polisi Panen Jagung di Mempawah, Dukung Ketahanan Pangan Lokal

Mempawah - Suasana Dusun Tekam Baru di Desa Pasir Palembang, Kamis (4/12/2025) lalu, tampak berbeda. Bukan hanya petani yang sibuk, tapi juga seragam polisi terlihat di antara hamparan jagung yang menguning. Ya, Polsek Mempawah Timur memang tengah melakukan panen raya bersama Kelompok Tani Bumi Anyar.

Ini adalah panen jagung untuk kuartal terakhir tahun 2025. Kegiatan ini, menurut pihak kepolisian, merupakan bagian dari upaya konkret menjaga ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Mempawah Timur. Sebuah langkah yang dianggap penting di tengah dinamika kebutuhan pangan nasional.

Kapolsek Mempawah Timur, Iptu Imran, menjelaskan lebih jauh soal latar belakang kegiatan ini.

"Panen bersama ini kami lakukan untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Ini sekaligus bentuk implementasi dari 8 program prioritas, atau Asta Cita, yang dicanangkan Presiden dan Wakil Presiden," ujar Imran di sela-sela kegiatan.

Lahan yang digarap bukanlah milik polisi, melainkan milik Ustaz Faqirul Ulum. Luasnya sekitar satu hektare, dikelola secara bersama-sama oleh Polsek dan poktan setempat. Dari sepetak tanah itu, hasilnya cukup menggembirakan.

"Kira-kira dapat 2,5 ton jagung dari panen kali ini," tambah Imran. "Hasilnya nanti akan dijual ke Bulog."

Angka itu mungkin tak seberapa secara nasional. Namun, bagi warga setempat, ini adalah bukti nyata sinergi yang berjalan. Imran punya harapan besar ke depannya. Baginya, kerja sama seperti ini harus terus dijaga, bahkan ditingkatkan.

"Kami berharap kolaborasi antara Polsek, TNI, Camat, penyuluh pertanian, dan kelompok tani bisa terus langgeng. Tujuannya satu: mewujudkan ketahanan pangan di wilayah hukum kami," harapnya.

Di sisi lain, kegiatan panen bersama ini bukan sekadar seremonial. Ia dilihat sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan lokal sekaligus menjaga stabilitas ekonomi di tingkat daerah. Sebuah upaya kecil yang, jika dilakukan di banyak tempat, bisa memberi kontribusi besar bagi ketahanan pangan nasional.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar