Kawasan utara Jakarta kembali digenangi banjir rob. Air laut yang meluap merendam sejumlah permukiman dan jalan. Menurut perkiraan, kondisi terparah justru akan terjadi pada Jumat pagi nanti.
Pramono, usai menghadiri pertemuan di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Kamis kemarin, memberikan penjelasan. Ia menyebut puncak rob diperkirakan terjadi Jumat (5/12) sekitar pukul sembilan pagi.
“Hari ini sebenarnya kalau nggak ada pengaturan hujan, karena robnya lagi naik. Dan puncak rob itu besok pagi jam 9 pagi, tanggal 5, pasti banjirnya lebih parah,” ujarnya.
Cuaca di Ibu Kota sendiri masih sulit ditebak. Mendung gelap tiba-tiba bisa berubah jadi cerah, atau hujan turun tak menentu. Untuk mengantisipasi hal ini, Pemprov DKI disebutkan terus berkoordinasi dengan BNPB. Kerja sama mereka fokus pada upaya modifikasi cuaca.
“Tetapi curah hujannya kalau dilihat kemarin mendung gelap banget, tiba-tiba terang-benderang dan hanya hujannya. Nggak mungkin kalau itu tidak kita lakukan modifikasi,” tambah Pramono.
Rob sudah terlihat melanda beberapa titik. Daerah seperti Muara Angke dan sekitar Jalan Martadinata dilaporkan mulai tergenang. Kekhawatiran warga tentu saja beralasan. Namun begitu, Pramono menyebut ratusan unit pompa telah disiagakan di lokasi-lokasi rawan.
“Sekarang pompa itu yang bergerak kurang lebih 600 pompa lebih lah yang sedang kita siapkan di tempat-tempat itu. Termasuk ketika rob kemarin naik, orang kan khawatir di Muara Angke, kan bisa kelihatan bahwa kemudian pompa sudah kita siapkan untuk mengatasi itu,” jelasnya.
Di tengah ancaman banjir ini, ada kabar yang sedikit melegakan. Pramono memastikan stok pangan dalam kondisi aman. Harga kebutuhan pokok, mulai dari sayuran hingga cabai, disebutnya masih relatif stabil dan terkendali.
“Mudah-mudahan sampai dengan akhir tahun juga akan terkendali,” harapnya.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu