Angka korban terus bertambah pasca bencana yang melanda Sibolga. Hingga Rabu kemarin, data terbaru dari Polres setempat mencatat 56 orang meninggal dunia. Selain itu, sembilan orang mengalami luka-luka. Yang mencemaskan, delapan warga lainnya masih dinyatakan hilang dan diduga kuat tertimbun material longsor.
“Proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR, TNI–Polri, BPBD, serta relawan masyarakat,”
Kata Kasi Humas Polres Sibolga, AKP Suyatno, dalam keterangannya.
Menurutnya, dampak bencana ini cukup luas, menjangkau setidaknya 18 titik lokasi. Kawasan di belakang SMPN Sibolga, Sibolga Julu, dan Simare-mare termasuk yang terdampak parah. Titik-titik lain seperti area belakang Masjid Budi Sehati, Tangga 100, hingga Jalan Murai juga tak luput dari amukan tanah dan air.
2.272 Warga Mengungsi
Gelombang pengungsian pun tak terhindarkan. Sebanyak 2.272 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka, mencari perlindungan di berbagai posko penampungan yang tersebar di beberapa kecamatan. Kerusakan properti juga signifikan: 231 rumah dinyatakan rusak berat. Namun begitu, ada sedikit kabar baik di tengah situasi buruk ini.
Artikel Terkait
Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Diduga Darah Menstruasi
Anies Resmikan Jembatan Gantung, Jawab Penantian Warga Karanganyar Tiga Dekade
Lantai Kayu Tua Ambruk, Rombongan SD Terjatuh 4 Meter di Tangsi Belanda
Bencana Ekologis: Ujian Terberat Kedaulatan di Era Modern