Banjir bandang yang menggulung Aceh Timur sejak Jumat lalu memang luar biasa dahsyat. Wilayah itu luluh lantak. Tapi di tengah kehancuran itu, Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky punya tekad yang keras: ia tak akan menyerah.
Berbeda dengan lima kepala daerah lain di Aceh seperti dari Pidie Jaya, Aceh Barat, hingga Lhokseumawe yang menyatakan ketidaksanggupan, Iskandar justru memilih untuk terus bertahan. Pemerintahan harus tetap berjalan, bantuan untuk korban tidak boleh berhenti. Itu prinsipnya.
“Saya tidak mengangkat bendera putih,” tegasnya saat berbincang dengan media, Rabu (3/12).
“Saya masih terus berjuang di lapangan dengan segenap sumber daya yang saya miliki.”
Artikel Terkait
Bupati Pati dan Tim Suksesnya Diringkus KPK, Tarif Jabatan Desa Tembus Rp 225 Juta
Prabowo Pimpin Rapat dari London, 28 Izin Perusahaan Dicabut Usai Bencana
Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan di Sumatera Terkait Pelanggaran Serius
Kim Sejeong Berubah Total di Todays Webtoon, Kisah Bangkit dari Cedera ke Dunia Kreatif