Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh, dan kabupaten Aceh Tamiang termasuk yang paling parah terdampak. Sejak Rabu (26/11) lalu, bencana ini telah merusak dua belas kecamatan di wilayah itu.
Dari udara, pemandangannya suram. Meski air mulai perlahan-lahan surut, genangan masih terlihat luas. Yang lebih memilukan, rumah-rumah warga tampak porak-poranda diterjang derasnya air dan material longsor.
Bupati setempat, Armia Fahmi, mengaku timnya masih kesulitan menjangkau korban.
Artikel Terkait
Dari Aceh ke Donbass: Kisah Briptu yang Desersi dan Jadi Tentara Bayaran Rusia
Senator Papua Kritik Lembaga Baru: Papua Butuh Dialog, Bukan Birokrasi
Gema Bangsa Resmi Melangkah, Langsung Dukung Prabowo di 2029
Sutoyo Abadi Soroti Kekeliruan Fatal: Kedaulatan Rakyat Bukan Milik DPR