Gelombang banjir bandang dan tanah longsor yang menyapu Aceh, Sumut, dan Sumbar bukan cuma meninggalkan duka. Ratusan korban jiwa, kerusakan parah di mana-mana. Tapi ada satu pemandangan yang bikin publik geram: video ribuan batang kayu gelondongan hanyut terbawa arus deras. Itu yang bikin banyak orang bertanya-tanya. Apa iya ini cuma soal cuaca ekstrem semata?
Nah, di tengah situasi seperti ini, suara kritis dari aktivis lingkungan pun makin keras terdengar. Iqbal Damanik dari Greenpeace Indonesia, misalnya. Dia dengan tegas menolak narasi yang menyederhanakan bencana ini sebagai fenomena alam biasa.
Menurut Iqbal, ada faktor lain yang jauh lebih krusial: kebijakan.
Dalam podcast Abraham Samad SPEAK UP yang tayang awal Desember 2025 lalu, Iqbal tak tanggung-tanggung. Dia menyebut nama, bahkan jabatan. Tiga menteri di kabinet Prabowo Subianto, kata dia, harus memikul tanggung jawab atas karut-marut izin dan pengawasan yang berujung pada bencana ekologis ini.
Ucap Iqbal, dengan nada yang cukup blak-blakan.
tambahnya lagi.
Artikel Terkait
Lima Tersangka, Termasuk Mantan Anggota DPR, Ditahan dalam Kasus Korupsi Dana Irigasi Luwu
Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman untuk 10,8 Bulan ke Depan
Kompolnas Pastikan Remaja Tewas di Makassar Akibat Tembakan Polisi
Pagar Proyek Sekolah Rakyat di Takalar Roboh, Diduga Akibat Pondasi Lemah