"Mohon jangan sekadar pengakuan saja, lalu diupload dengan motivasi dan tujuan yang tidak jelas juga," kata Freddy kepada wartawan, Selasa (2/12).
"Apabila ada pengaduan mohon disertai dengan bukti dan keterangan yang jelas, agar bisa dilakukan pengecekan kepada satuan maupun prajurit yang dimaksud," tegasnya.
Freddy juga mengingatkan semua pihak untuk tidak memperkeruh situasi. Kondisi saat ini sudah sulit akibat bencana.
"Di tengah masa sulit ini saya harap tidak ada tindakan-tindakan provokatif dan disinformasi dari pihak-pihak tertentu, termasuk dari internal TNI tidak berharap ada pelanggaran dan tindakan yang menyimpang dari ketentuan," ujarnya.
Di sisi lain, Mabes TNI memastikan komitmennya. Jika benar ada pemerasan, oknum prajurit yang bersalah akan dihukum tanpa kompromi.
"Komitmen TNI jelas akan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh prajuritnya," pungkas Freddy.
Artikel Terkait
KPK Bantah Pengakuan Bupati Fadia Soal Fokus Urusan Seremonial
Jonatan Christie Lolos ke 16 Besar All England Lewat Pertarungan Tiga Gim
Kampoeng Popsa di Losari Jadi Destinasi Favorit Sahur hingga Subuh
Menag: Peringatan Nuzulul Quran dan Zakat Pejabat Digelar di Istana Negara