Di sisi lain, ada satu informasi penting dari keluarga. Eko diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi yang sering kambuh. Ini jadi salah satu titik terang.
Hari Selasa pagi, harapan dan kecemasan berpadu. Pencarian dilanjutkan pukul tujuh pagi, dengan tim gabungan lewat jalur air dan masyarakat menyusuri darat. Hanya lima puluh menit kemudian, harapan itu pun pupus. Eko ditemukan warga yang berjaga di pinggiran sungai.
Kini, semua usaha telah berakhir. Sebuah keluarga kehilangan, dan sebuah desa berduka. Pria yang pergi untuk mencari ikan di sungai, justru tak pernah kembali pulang.
Artikel Terkait
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan Pemicu Banjir Bandang di Sumatera
Pemerintah Bentuk Komite Nasional, Cari Solusi Utang Kereta Cepat Whoosh
Kemenhut Pertanyakan Klaim Anies: Dari Mana Angka 97 Persen Deforestasi Legal?
Trump Tolak Ajakan Khusus Macron untuk KTT Darurat G7