Malam Sabtu (22/11) di kawasan Sudirman-Thamrin ternyata tak kalah ramai dengan hari kerja. Arus kendaraan mengalir padat, menghiasi pusat kota Jakarta dengan lautan lampu dan suara mesin. Beberapa ruas jalan di sana sempat macet total, terutama akibat tingginya volume kendaraan dan masih banyaknya warga yang beraktivitas hingga larut.
Kalau diamati, mayoritas yang terjebak adalah pengendara sepeda motor. Tapi jangan salah, mobil pun ikut antre panjang. Rasanya seperti semua orang memutuskan untuk keluar rumah di waktu yang bersamaan.
Kepadatan sebenarnya sudah mulai terasa sejak di depan FX Sudirman. Volume kendaraan meningkat signifikan, meski saat itu arus masih tergolong ramai lancar. Namun begitu, situasi berubah drastis begitu kendaraan mendekati simpang-simpang dan kawasan perkantoran. Perubahannya cukup ekstrem.
Kemacetan paling parah terjadi di jalur menuju Bundaran HI. Kendaraan merayap pelan, bagai diseret. Tapi anehnya, sesudah melewati zona itu, arus langsung mengalir lancar kembali. Seperti ada garis batas yang tak terlihat.
Artikel Terkait
Kongres Muhammadiyah di Bukittinggi: Kisah Sukses di Tengah Badai Depresi 1930
Pasca Banjir 2025, 15 Daerah di Aceh hingga Sumbar Masih Belum Pulih
Tito Desak Tambahan 15 Ribu Personel TNI-Polri untuk Bersihkan Lumpur Pascabencana Aceh
Pasien Super Flu di Yogyakarta Dinyatakan Sembuh Total