Pertemuan yang cukup mengejutkan terjadi di Gedung Putih, Jumat (21/11) waktu setempat. Presiden AS Donald Trump menyambut Wali Kota terpilih New York, Zohran Mamdani, dalam sebuah pertemuan tertutup yang jauh dari sorotan media.
Namun begitu, suasana berubah ramah begitu keduanya muncul untuk jumpa pers. Mereka bahkan saling berjabat tangan di depan para wartawan. Padahal, sebelumnya, hubungan mereka bisa dibilang… tidak akur.
Mamdani dikenal kerap melontarkan kritik pedas terhadap janji Trump untuk memperketat penegakan hukum imigrasi federal di New York sebuah kota di mana empat dari sepuluh warganya lahir di luar AS. Di sisi lain, Trump sendiri pernah tak segan mengancam akan memotong dana federal untuk New York City jika Mamdani berhasil memenangkan pilkada.
Tapi semua riwayat konflik itu seolah menguap dalam pertemuan singkat mereka. Kurang dari satu jam mereka berbincang, dan yang terjadi kemudian justru saling dukung.
Trump berulang kali membantu Mamdani menangkis pertanyaan-pertanyaan tajam dari para jurnalis. Saat seorang reporter mengingatkan kembali tentang hinaan yang pernah mereka lontarkan satu sama lain, kedua tokoh itu justru tertawa. Seolah itu semua hanya lelucon lama.
Alhasil, di ruang itu, yang terdengar bukan lagi saling sindir, melainkan pujian. Sebuah pemandangan yang jarang terjadi, dan cukup membuat banyak orang mengernyit.
Artikel Terkait
Prabowo dan KSAD Bahas Capaian TNI AD: 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Tuntas dalam Tiga Bulan
IHSG Melemah Tipis ke 7.621, Tekanan Jual Masih Membayangi
Mentan: Swasembada Pangan Hanya Mungkin dengan Sinergi Pusat-Daerah
PN Jakarta Pusat Tolak Eksepsi Mardiono, Perkara Muktamar PPP Lanjut ke Pemeriksaan Bukti