Lalu, apa saja yang akan dibenahi? Rupanya, banyak sekali. “Banyak, Bu. Termasuk MPR, DPR, DPD,” tambah Jimly, memberi gambaran bahwa lembaga-lembaga tinggi negara masuk dalam radar pembahasan.
Namun begitu, tanggapan Megawati justru mengungkap sesuatu yang lain. Menurutnya, gagasan untuk amandemen kelima UUD 1945 ini bukanlah hal yang baru baginya. Ia mengklaim dirinyalah yang lebih dulu menggagasnya, terutama untuk memperkuat posisi MPR RI.
“Kan (saya) minta untuk dinaikkan lagi MPR, tapi saya bilangnya hanya satu kali kita menaikkan MPR,” kenang Megawati. Lalu, dengan nada khasnya, ia menyelipkan kritik. “Nah, tapi yang protes sopo (siapa)? Abang Brewok. Katanya ‘kotak pandora’. Entah kotak pandora opo (apa),” pungkasnya, menyiratkan penolakan dari pihak tertentu terhadap gagasannya dulu.
Artikel Terkait
Sutoyo Abadi: Presiden Terkurung, Staf Strategis Didesak Mundur
Ridwan Kamil dan Atalia Resmi Berpisah Setelah 29 Tahun
Pencarian Syafiq Ridhan di Gunung Slamet: Tongkat dan Doa Seorang Ayah di Hutan Belantara
Royman dan Alarm Demokrasi: Saat Watchdog Dihantam di Morowali