Kalau kamu lewat Jalan Diponegoro Bandung akhir-akhir ini, pasti bakal lihat perubahan di depan Gedung Sate. Yap, ikon Jawa Barat itu lagi direnovasi, terutama bagian gerbang utamanya.
Menurut pantauan di lokasi pada Jumat (21/11), sebagian tembok gapura sudah berubah total. Strukturnya sekarang lebih mirip bangunan candi, gak kayak dulu. Begitu masuk, rasanya kayak mau melangkah ke gerbang kerajaan, serius.
Di sisi lain, meski tampilannya berubah, struktur asli gedung peninggalan Belanda ini tetap dipertahankan. Warna putihnya yang ikonik masih mendominasi, cuma sekarang ada sentuhan budaya Sunda yang lebih kental.
Proses renovasi ternyata belum kelar sepenuhnya. Tapi sebagian besar gapura sudah dicat warna cokelat bata, memberi kesan hangat dan tradisional.
Lalu, apa kata Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, soal pemugaran ini?
"Bagaimana pun, kita harus punya cara untuk bangun tren," ujar gubernur yang akrab disapa Kang Dedi itu. "Sehingga hari ini Pemda Jabar mulai menetapkan desain-desain arsitek, gapuranya seperti ini, pagarnya seperti ini, nanti akan terus kami lakukan."
Jadi, perubahan ini bukan sekadar renovasi biasa. Tampaknya, ada upaya untuk menciptakan identitas baru yang tetap berakar pada kearifan lokal.
Artikel Terkait
Rumah Terduga Pembunuh Penjual Ikan di Gowa Dirusak Massa Saat Warga Shalat Jumat
Jokowi Beri Tanggapan soal Lagu Pujian untuk Bahlil yang Viral di Depan Rumahnya
PBB Kecam Rencana Israel Perluas Pendudukan di Gaza hingga 70 Persen
Kementerian HAM Bantah Tuduhan Manipulasi Partisipasi Publik dalam Revisi UU HAM