Korban tidak hanya yang meninggal.
Ansye Maramis, Sekretaris Desa Mapanget, mengonfirmasi bahwa selain dua korban jiwa, ada empat orang lagi yang menderita luka bakar. "Saat ini mereka sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit," jelasnya.
Dugaan sementara, biang keroknya adalah korsleting listrik. Percikan api dari hubungan pendek arus listrik itu diduga memicu kobaran yang dengan cepat melahap bangunan.
Kerugian materiil pun tidak kecil. Selain rumah yang hangus, satu unit mobil dan satu unit sepeda motor turut menjadi korban dalam insiden nahas ini. Puing-puing dan bekas kebakaran masih menyisakan kepiluan di lokasi kejadian.
Artikel Terkait
María Corina Machado dan Dilema Oposisi yang Menggadaikan Kedaulatan
Gedung Putih Buka Opsi Militer untuk Greenland, Sekutu Eropa Serentak Tolak
Pemerintah Siapkan Dana Darurat Rp 60 Triliun untuk Hadapi Bencana di 2026
Gelap Mata di Rumah Mertua, MA Vonis Mati Pelaku Femisida