Korban tidak hanya yang meninggal.
Ansye Maramis, Sekretaris Desa Mapanget, mengonfirmasi bahwa selain dua korban jiwa, ada empat orang lagi yang menderita luka bakar. "Saat ini mereka sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit," jelasnya.
Dugaan sementara, biang keroknya adalah korsleting listrik. Percikan api dari hubungan pendek arus listrik itu diduga memicu kobaran yang dengan cepat melahap bangunan.
Kerugian materiil pun tidak kecil. Selain rumah yang hangus, satu unit mobil dan satu unit sepeda motor turut menjadi korban dalam insiden nahas ini. Puing-puing dan bekas kebakaran masih menyisakan kepiluan di lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Warga Rokan Hilir Amuk Rumah Diduga Bandar Narkoba, Polisi Janji Usut Tuntas
Makassar Tinggalkan Open Dumping, Beralih ke Sistem Sampah Berkelanjutan
Lapangan Gaspa Palopo Resmi Dibuka Usai Revitalisasi Senilai Rp 3,5 Miliar
Dua Perempuan Diamankan Polisi Usai Video Penginjakkan Alquran Viral di Lebak