Prabowo Didorong Dukung Penuh Langkah Purbaya, Habib Umar: Biarkan Beliau Bekerja!
Jakarta – Menurut Habib Umar Alhamid, sosok Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dinilai sebagai figur profesional yang tepat untuk memimpin reformasi ekonomi Indonesia. Namun begitu, semuanya bergantung pada keberanian politik Prabowo Subianto sebagai presiden.
“Prabowo sekarang punya partner yang bagus di pemerintah untuk memperbaiki ekonomi bangsa, yaitu Purbaya Yudhi Sadewa,” ujar Ketua Umum Generasi Cinta Negeri (Gentari) itu kepada wartawan, Jumat (21/11/2025).
Ia menambahkan, Menkeu saat ini dikenal berani dan tegas, bahkan dijuluki sebagai ‘Menteri Preman’ atau ‘Koboi’ yang jujur dalam bekerja. “Saatnya Prabowo mendukung penuh langkah beliau. Jangan lagi ada rem atau tarik ulur saat Menkeu ini bermanuver,” tegasnya.
Menurut Habib Umar, dukungan penuh dari Prabowo sangatlah penting. Tidak perlu ada tarik-ulur terhadap gerakan yang dilakukan Purbaya dalam memperbaiki kondisi ekonomi dan keuangan negara yang dinilainya amburadul. Biarkan dia bekerja dengan caranya sendiri.
“Beliau sudah menjadi simbol perlawanan terhadap bandit yang menggerogoti uang negara. Semangatnya tinggi untuk menyelesaikan warisan hutang yang membengkak di zaman orde raja jawa. Kesetiaannya tak perlu diragukan,” ungkap Habib Umar.
Ia berharap Prabowo konsisten dengan komitmen membersihkan Indonesia dari kerakusan dan oligarki jahat. “Keep Purbaya. Beliaulah pahlawan dalam perbaikan devisa saat ini,” tuturnya.
Di sisi lain, Habib Umar juga menyoroti beberapa langkah mendesak yang harus segera diambil pemerintah. Setidaknya ada lima poin penting.
Pertama, meningkatkan kewenangan Menkeu Purbaya dalam merancang skema stabilitas fiskal jangka panjang.
Kedua, memperkuat lembaga penegak hukum seperti Kejaksaan, Polri, PPATK, dan KPK agar berani menindak pejabat atau kelompok ekonomi besar bermasalah yang kerap disebut ‘oligarki jahat’.
Ketiga, mengungkap dan menindak tegas jaringan judi online, mafia migas, serta mafia narkoba.
Keempat, membersihkan kementerian dan BUMN dari kepentingan tersembunyi yang merugikan uang rakyat.
Kelima, menjalankan agenda antikorupsi tanpa pandang bulu, sesuai janji kampanye Prabowo.
Habib Umar tetap optimis Prabowo mampu memperbaiki keadaan, asalkan berani keluar dari tekanan kelompok yang selama ini menghambat program bersih-bersih di pemerintahannya.
“Jika bangsa ini ingin maju dan disegani, saatnya Prabowo menegakkan hukum yang adil, memperkuat ekonomi kerakyatan, dan melindungi Menkeu Purbaya yang telah mewakafkan diri untuk membongkar kejahatan keuangan penuh risiko,” katanya.
“Jangan ragu. Rakyat ingin perubahan, dan saya yakin mereka sekarang ada di belakang Double P: Prabowo dan Purbaya,” pungkasnya. (Ys)
Artikel Terkait
560 Narapidana Lansia Terima Remisi Hingga Enam Bulan di Hari Lanjut Usia Nasional 2026
Polda Jateng Bekuk 105 Pelaku Kejahatan Jalanan Sepanjang Mei 2026
Peserta Paskibraka Sulsel yang Terseret Polemik Seleksi Dapat Beasiswa Penuh Kuliah di Luar Negeri
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Sulawesi Selatan, 30 Mei 2026