Lampung Geh, Bandar Lampung - Dua provinsi, Lampung dan Banten, secara resmi telah mendaftar untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032. Pendaftaran mereka diterima langsung oleh Ketua Tim Penjaringan, Eman Sanusi, di KONI Pusat pada Kamis (20/11).
Rombongan dari Lampung sendiri datang dengan dipimpin oleh Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat. Nah, sebagai bukti komitmen yang serius, mereka juga menyerahkan setoran keseriusan senilai Rp1 miliar. Ini bukan angka main-main, lho.
Kalau kita lihat proposalnya, Lampung berencana menggelar 20 cabang olahraga. Daftarnya cukup lengkap, mulai dari angkat besi, akuatik, atletik, bulutangkis, sampai pencak silat dan taekwondo.
Di sisi lain, dalam koalisi yang mereka beri nama PON LABA (Lampung–Banten 2032), Lampung dapat mandat khusus. Mereka bertugas menghimpun dukungan dari provinsi-provinsi di Sumatera, Kalimantan, Gorontalo, dan NTB. Tugas yang cukup berat, ya.
Menariknya, ada peluang lain yang mengintip. Jika NTB–NTT dinilai belum siap, koalisi Lampung-Banten ini juga berpeluang mengambil alih penyelenggaraan PON 2028. Jadi, bisa lebih cepat dari yang direncanakan.
KONI Lampung pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung penuh perjuangan ini. Soalnya, PON bukan cuma sekadar ajang olahraga biasa. Ini soal kebanggaan daerah dan momentum kebangkitan Lampung di kancah nasional. (Dho)
Artikel Terkait
Bandara Koroway Batu Beroperasi Kembali dengan Pengamanan Ketat Pasca Insiden Penembakan Pilot
ASDP Terapkan Diskon Tiket dan Tarif Tunggal untuk Mudik Lebaran 2026
Wakil Ketua BS OJK Soroti Kontradiksi Nilai Ramadhan dengan Korupsi Rp310 Triliun
Anggota Polri Meninggal dengan Luka Mencurigakan, Propam Polda Sulsel Lakukan Visum dan Pemeriksaan