Mungkin bagian paling menusuk adalah ketika foto Heru Restu diberi tanda silang. Itu simbol. Titik akhir karier seorang polisi. Selesai.
Aiptu Misran SH, Kasi Humas Polres Inhu, kemudian angkat bicara. "Ini bukti komitmen kami membersihkan barisan," ujarnya. Dia menegaskan bahwa pelanggaran terkait narkoba akan selalu berakhir dengan sanksi terberat. Tidak ada kompromi.
Harapannya jelas. Tindakan tegas ini bisa menjadi pelajaran bagi semua anggota untuk menjaga integritas. Jangan sampai terjerumus narkoba. Institusi kepolisian, seperti diungkapkan Misran, benar-benar ingin bersih dari oknum bermasalah.
Jadi, inilah akhir dari jalan Heru Restu sebagai anggota Polri. Sebuah keputusan yang memang harus diambil, meski pahit. Polres Inhu membuktikan mereka tidak main-main dalam memberantas narkoba, termasuk dari dalam tubuh mereka sendiri.
Artikel Terkait
Laporan Ungkap Aliran Dana Terduga Teroris Lewat Binance, Pegawai Penyelidik Malah Diberhentikan
Tren Bukber Ramadan di Makassar Beralih ke Restoran dengan Konsep Estetik
Sidang Praperadilan Yaqut Ditunda, KPK Absen di Persidangan Perdana
Pantai Akkarena Makassar: Destinasi Favorit Warga dengan Pemandangan Senja Memikat