Mungkin bagian paling menusuk adalah ketika foto Heru Restu diberi tanda silang. Itu simbol. Titik akhir karier seorang polisi. Selesai.
Aiptu Misran SH, Kasi Humas Polres Inhu, kemudian angkat bicara. "Ini bukti komitmen kami membersihkan barisan," ujarnya. Dia menegaskan bahwa pelanggaran terkait narkoba akan selalu berakhir dengan sanksi terberat. Tidak ada kompromi.
Harapannya jelas. Tindakan tegas ini bisa menjadi pelajaran bagi semua anggota untuk menjaga integritas. Jangan sampai terjerumus narkoba. Institusi kepolisian, seperti diungkapkan Misran, benar-benar ingin bersih dari oknum bermasalah.
Jadi, inilah akhir dari jalan Heru Restu sebagai anggota Polri. Sebuah keputusan yang memang harus diambil, meski pahit. Polres Inhu membuktikan mereka tidak main-main dalam memberantas narkoba, termasuk dari dalam tubuh mereka sendiri.
Artikel Terkait
Malam Magrib di Sumber: Eggi Sudjana Menyerah di Bawah Bukti 723 Dokumen
Keluarga Arya Daru Tolak Vonis Bunuh Diri, Soroti Bukti yang Hilang dan Hotel Misterius
Wamensos Agus Jabo Serukan Persatuan di Haul Diponegoro, Ingatkan Jati Diri Bangsa
Longsor Tutup Jalur Favorit Pendaki Gunung Papandayan