Program SMK Go Global memiliki visi jangka panjang yang komprehensif. Pekerja migran tidak diwajibkan kembali ke Indonesia dalam waktu tertentu, namun jika memilih pulang, pemerintah telah menyiapkan fasilitas pengembangan usaha.
"Kami telah membangun kemitraan strategis melalui nota kesepahaman di bidang perdagangan dan UMKM. Literasi digital dan keuangan menjadi fokus pembekalan, termasuk untuk keluarga para pekerja," tambah Mukhtarudin.
Komitmen Menyeluruh untuk Masa Depan Pekerja Migran
Pendekatan program ini tidak berhenti pada penempatan kerja luar negeri saja. Pemerintah secara proaktif mempersiapkan masa depan pekerja ketika kembali ke Indonesia, memastikan mereka tidak menghadapi pengangguran tetapi justru menjadi penggerak ekonomi baru.
Dengan implementasi program SMK Go Global, diharapkan tercipta siklus positif dimana lulusan SMK tidak hanya menjadi tenaga kerja kompetitif di level internasional, tetapi juga agen pembangunan ekonomi upon saat kembali ke tanah air.
Artikel Terkait
Bupati Tulungagung Ditahan KPK, Modus Pemerasan Kembali Mencuat
Perundingan AS-Iran di Islamabad Berakhir Tanpa Kesepakatan
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari Sabtu
Bareskrim Kejar Aset Tersangka Penipuan DSI Rp 2,4 Triliun untuk Restitusi Korban