Program SMK Go Global memiliki visi jangka panjang yang komprehensif. Pekerja migran tidak diwajibkan kembali ke Indonesia dalam waktu tertentu, namun jika memilih pulang, pemerintah telah menyiapkan fasilitas pengembangan usaha.
"Kami telah membangun kemitraan strategis melalui nota kesepahaman di bidang perdagangan dan UMKM. Literasi digital dan keuangan menjadi fokus pembekalan, termasuk untuk keluarga para pekerja," tambah Mukhtarudin.
Komitmen Menyeluruh untuk Masa Depan Pekerja Migran
Pendekatan program ini tidak berhenti pada penempatan kerja luar negeri saja. Pemerintah secara proaktif mempersiapkan masa depan pekerja ketika kembali ke Indonesia, memastikan mereka tidak menghadapi pengangguran tetapi justru menjadi penggerak ekonomi baru.
Dengan implementasi program SMK Go Global, diharapkan tercipta siklus positif dimana lulusan SMK tidak hanya menjadi tenaga kerja kompetitif di level internasional, tetapi juga agen pembangunan ekonomi upon saat kembali ke tanah air.
Artikel Terkait
Tragedi Warakas: Tiga Jenazah Ditemukan dengan Mulut Berbusa dan Ruam Misterius
Bioskop 2026: Miranda Priestly, Moana, dan Doctor Doom Ramaikan Layar Lebar
Hujan Deras Guyur Jakarta, Sepuluh RT Terendam Banjir
Arus Balik Libur Tahun Baru 2026: 155 Ribu Kendaraan Serbu Jakarta