Longsor di Kota Cormons Italia Tewaskan Dua Orang, Termasuk Warga Jerman
Sebuah bencana tanah longsor yang dahsyat telah melanda wilayah Brazzano di Kota Cormons, Provinsi Gorizia, Italia bagian timur laut. Peristiwa tragis ini mengakibatkan tiga rumah hancur dan merenggut dua nyawa. Tim pemadam kebakaran dan penyelamat berhasil menemukan kedua korban yang telah meninggal dunia pada hari Senin.
Penyebab dan Dampak Longsor di Brazzano
Longsor dipicu oleh cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang sangat deras, yang juga menyebabkan banjir di area tersebut. Data dari pihak berwenang menyebutkan bahwa curah hujan yang turun mencapai sekitar 260 milimeter hanya dalam waktu delapan jam. Akibatnya, jalan-jalan dipenuhi lumpur dan terjadi kerusakan serius di seluruh wilayah Cormons.
Identitas Korban Meninggal dalam Bencana Longsor
Korban pertama yang ditemukan adalah seorang pria berusia 32 tahun yang merupakan warga negara Jerman. Sementara korban kedua adalah seorang perempuan berusia 83 tahun. Dari informasi yang beredar, pria asal Jerman tersebut sedang dalam kunjungan untuk menjenguk perempuan lanjut usia itu saat longsor terjadi dan menimbun rumah tempat mereka berada.
Operasi Penyelamatan dan Evakuasi
Sebelum kedua korban ditemukan, tim penyelamat berhasil mengevakuasi seorang pria lain yang selamat dari reruntuhan rumah. Pria tersebut berhasil dikeluarkan dalam keadaan selamat meski menderita patah kaki dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Operasi pencarian dan penyelamatan melibatkan upaya besar-besaran dari aparat penegak hukum, petugas pemadam kebakaran, dan badan perlindungan sipil yang bekerja tanpa henti di lokasi kejadian. Wali Kota Cormons, Roberto Felcaro, mengonfirmasi adanya respons cepat dan masif dari tim darurat untuk menangani dampak bencana ini.
Artikel Terkait
Tiang Monorel Rasuna Said Akhirnya Dibongkar, Warga: Sudah Lama Jadi Ancaman
Video Call Berdarah: Ayah Politikus Saksikan Putranya Tewas dari Kantor
Tim RSIB Bangun Hunian Darurat untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
Surat Jampidsus yang Dipertanyakan: Saham Jiwasraya Rp377 Miliar Raib dari Sitaan Negara