Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan kolaborasi untuk memenuhi kebutuhan ahli gizi di SPPG sekaligus menyiapkan pelatihan bagi tenaga pengawas gizi non-ahli gizi. Saat ini, program dapur MBG telah berjalan di 15.000 lokasi dan ditargetkan mencapai 20.000 lokasi pada akhir tahun.
"Kami bersepakat untuk mempercepat pemenuhan tenaga ahli gizi. Sementara menunggu tenaga ahli terpenuhi, kami akan mengoptimalkan pengawasan dengan melibatkan Persagi," tambah Cucun.
Permohonan Maaf dan Komitmen
Cucun menyampaikan permohonan maaf atas dinamika pembahasan yang sempat menjadi konsumsi publik dan dianggap menyinggung profesi ahli gizi. Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas program gizi nasional.
"Setiap aspirasi masyarakat sangat berarti bagi penguatan program pemerintah dalam mempersiapkan kualitas generasi penerus bangsa," pungkas Cucun.
Artikel Terkait
Zohran Mamdani Resmi Pimpin New York, Janjikan Kota untuk Pekerja Bukan Oligarki
Ustadz Terkejut Dengar Bocoran Biaya Sewa Dapur MBG: Bisa Tembus Rp14 Miliar Setahun!
Catatan 62 Kasus Super Flu H3N2 di Indonesia, Tiga Provinsi Jadi Penyumbang Terbesar
Mamdani Langsung Blusukan, Dengarkan Keluhan Sewa Mahal di Hari Pertama Jadi Wali Kota