Kondisi Terkini Pelaku Ledakan SMAN 72: Keluar dari ICU, Proses Hukum Menunggu Izin Medis

- Senin, 17 November 2025 | 14:48 WIB
Kondisi Terkini Pelaku Ledakan SMAN 72: Keluar dari ICU, Proses Hukum Menunggu Izin Medis

Update Kondisi Pelaku Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading: Sudah Keluar dari ICU

Pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang berstatus Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), telah menunjukkan perkembangan kondisi kesehatan. ABH tersebut telah selesai menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, dan kini dipindahkan ke ruang perawatan inap biasa di rumah sakit yang sama.

Perkembangan Terkini Kondisi Kesehatan Pelaku

Kabar ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. Dalam pernyataannya pada Senin (17/11), Budi mengonfirmasi bahwa kondisi ABH telah membaik sehingga memungkinkan untuk dipindahkan dari unit perawatan intensif.

Proses penyidikan selanjutnya akan menunggu izin dari tim medis. Penyidik berencana untuk berkoordinasi dengan dokter yang menangani ABH guna memastikan kondisi fisik dan psikisnya benar-benar siap sebelum dimintai keterangan lebih lanjut.

Rencana Tindak Lanjut dan Koordinasi Lembaga Terkait

Polda Metro Jaya menyatakan bahwa proses hukum terhadap ABH akan melibatkan berbagai pihak untuk menjamin perlindungan hak-haknya. Rencananya, dalam minggu ini, penyidik akan berkoordinasi tidak hanya dengan dokter, tetapi juga dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Balai Pemasyarakatan (Bapas), serta dinas terkait perlindungan perempuan dan anak (P3A), dan Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR).

Rincian Peristiwa Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Peristiwa ledakan yang menggemparkan dunia pendidikan ini terjadi pada 7 November dan mengakibatkan 96 orang menjadi korban. Korban-korban tersebut sempat mendapatkan perawatan di empat rumah sakit berbeda, yaitu RSI Cempaka Putih, RS Polri Kramat Jati, RS Yarsi, dan RS Pertamina Jaya.

Berdasarkan penyelidikan, terungkap bahwa pelaku membawa tujuh unit bom yang rencananya akan diledakkan di area sekolah. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya berhasil meledak, sementara tiga lainnya berhasil diamankan dan dinetralkan oleh aparat kepolisian.

Lokasi ledakan terjadi di dalam masjid sekolah serta di taman baca yang berdekatan dengan bank sampah. Modus yang digunakan pelaku pun berbeda. Bom di masjid diledakkan menggunakan remote control, sementara ledakan di taman baca dan bank sampah dipicu dengan menggunakan sumbu api.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar