Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor sejak dini hari ternyata membawa musibah. Di Kelurahan Tegal Gundil, satu unit rumah warga tak kuasa menahan beban dan akhirnya ambruk. Penghuninya pun terpaksa dievakuasi untuk sementara waktu.
Menurut sejumlah saksi, suara gemuruh itu terdengar sekitar pukul lima pagi. Rupanya, bagian kamar dan dapur rumah milik Muhamad Yasin Bahri yang runtuh. Atapnya ambles, temboknya rubuh.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, menjelaskan penyebabnya.
"Satu unit rumah ambruk dikarenakan hujan dan akibat bangunan lama, tidak ada selup serta bangunan kayu-kayu sudah pada keropos,"
Dia menegaskan, status bangunan itu sudah tidak layak huni. Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam peristiwa ini. Meski begitu, situasinya tetap memprihatinkan.
Keluarga yang tinggal di rumah tersebut terpaksa mengungsi. Mereka butuh hunian sementara, dan itu jadi kebutuhan paling mendesak saat ini.
"Korban jiwa atau luka nihil. Penghuni diungsikan sementara. Assessment, dokumentasi dan koordinasi tanggap darurat kejadian bersama dengan pihak terkait telah selesai dilaksanakan,"
Jadi, meski respons darurat sudah berjalan, persoalan utamanya baru dimulai: mencari tempat tinggal sementara bagi keluarga yang kehilangan tempat berlindung. Rumah yang sudah uzur itu akhirnya menyerah diterpa hujan, meninggalkan cerita pilu di tengah tetesan air yang masih sesekali turun.
Artikel Terkait
Getaran Misterius Guncang Tiga Blok di Desa Cipanas Cirebon, Warga Panik
NEXT Indonesia Center: Ekonomi 2026 Masih Berpeluang Tumbuh di Atas 5 Persen
Ledakan Populasi Ikan Sapu-sapu Ancam Ekosistem Perairan Indonesia
Satpol PP Gerebek Pesta Miras di Indekos Metro, 7 Remaja Putri Diamankan