PSI Peringati 11 Tahun, Siapkan Strategi Menuju Pemilu 2029
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-11. Perayaan HUT PSI ini berlangsung di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai, yang terletak di Jakarta Pusat.
Momen penting ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan utama partai. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Kaesang Pangarep, Sekretaris Jenderal Raja Juli Antoni, Wakil Ketua Umum Isyana Bagoes Oka, Ketua DPP Bestari Barus, serta Wakil Ketua Dewan Pembina Grace Natalie.
Ucapan Terima Kasih PSI untuk Dukungan Penuh Jokowi
Dalam sambutannya, Grace Natalie secara khusus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi). Grace mengungkapkan bahwa pada Kongres PSI yang digelar pada bulan Juli lalu, Jokowi telah menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh perjuangan partai.
"Beliau siap bekerja keras untuk PSI, mulai dari tingkat DPP, DPD, hingga sampai ke wilayah desa-desa. Ini merupakan pernyataan langsung dari Pak Jokowi sendiri," jelas Grace Natalie lebih lanjut.
Menurut Grace, pernyataan dukungan dari Jokowi tersebut telah membawa dampak positif. Banyak pihak yang kemudian menunjukkan ketertarikannya untuk bergabung dan mendukung Partai Solidaritas Indonesia. Hal ini diyakini akan memperkuat langkah PSI untuk tumbuh menjadi partai yang lebih besar dan solid.
Grace juga menambahkan bahwa PSI bertekad untuk menjadi rumah bersama bagi seluruh elemen masyarakat yang memiliki keinginan kuat untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara.
Di akhir penyampaiannya, Grace Natalie menegaskan kembali posisi PSI yang konsisten mendukung Jokowi. Selain itu, partai juga berkomitmen penuh untuk mengawal jalannya pemerintahan yang dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka hingga akhir masa periode kepemimpinan mereka.
Target Besar Kaesang Pangarep dan PSI di Pemilu 2029
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, menyampaikan visi dan target partai dalam menghadapi Pemilihan Umum legislatif tahun 2029. Setelah dua kali mengikuti pemilu sebelumnya, yaitu pada tahun 2019 dan 2024, PSI belum berhasil meraih kursi di Senayan. Untuk itu, Kaesang menegaskan bahwa Pemilu 2029 adalah momen pembuktian bagi partainya.
"Tahun 2029 adalah waktu yang tepat bagi kita untuk membuktikan bahwa Partai Solidaritas Indonesia memang mampu dan bisa benar-benar membantu masyarakat di seluruh penjuru Indonesia," ujar Kaesang dengan penuh semangat.
Kaesang menyatakan bahwa target minimal PSI adalah dapat meloloskan wakil-wakilnya ke Senayan. "Target kami tentu sebesar-besarnya. Yang terpenting adalah bisa lolos ke Senayan, kami sudah akan bersyukur sekali atas pencapaian itu," imbuhnya.
Namun, Kaesang menekankan bahwa untuk mewujudkan target tersebut, diperlukan kerja keras dan sinergi dari seluruh jajaran pengurus partai, tidak hanya dari tingkat pusat.
"Saya pasti membutuhkan dukungan dari seluruh pengurus, tidak hanya di DPP, tetapi juga di tingkat DPW, DPD, DPC, maupun DPRT. Saya butuh bantuan dari semua kader. Percuma jika DPP-nya kuat, tetapi struktur di tingkat bawah tidak solid," kata Kaesang menjelaskan.
Perintah Langsung Kaesang untuk Seluruh Kader PSI
Kaesang Pangarep kemudian memberikan instruksi langsung kepada seluruh jajaran kader Partai Solidaritas Indonesia. Ia menegaskan bahwa mulai dari hari peringatan HUT ini, tidak ada lagi alasan untuk tidak bekerja keras membangun partai guna mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.
"Gajah, yang merupakan lambang partai kita, tidak pernah mundur. Sekali kita telah menetapkan tujuan, maka haram hukumnya bagi kita untuk menyerah," tegas putra bungsu Jokowi tersebut.
Kaesang juga memerintahkan semua kader untuk aktif turun langsung ke tengah masyarakat. "Ini adalah perintah langsung dari saya untuk seluruh pengurus, baik di DPP, DPW, DPD, DPC, maupun DPRT. Ayo kita turun ke masyarakat. Kita harus memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan membantu mereka semampu kita. Kehadiran kita harus dirasakan langsung oleh rakyat," pesannya.
"Jangan hanya sibuk dengan kegiatan internal saja. Jangan hanya puas melihat bendera partai berkibar, sementara masyarakat di sekitar masih mengalami kesulitan. Kita adalah partai politik, kewajiban kita adalah turun langsung dan berinteraksi dengan masyarakat. Setidaknya, luangkan waktu satu hari untuk bertemu dan mendengarkan suara masyarakat di lingkungan masing-masing," pungkas Kaesang Pangarep menutup arahan.
Artikel Terkait
Gua Leang Passea di Bulukumba Simpan Jejak Peradaban dan Manik-Manik dari India Selatan
Resep Sop Konro Makassar, Hidangan Iga Sapi Berkuah Kluwek yang Kaya Rempah
Pemuda di Banyumas Diamankan Usai Diduga Masuk Kos untuk Foto Pakaian Dalam Wanita, Kasus Damai dengan Wajib Lapor
KPK Terbitkan Aturan Anti-Gratifikasi dan Korupsi dalam Penerimaan Murid Baru