Satuan Pelaksana Bina Marga Kecamatan Jagakarsa mengambil langkah darurat dengan mencabut tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) di lokasi jalan amblas kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, guna mengantisipasi risiko roboh akibat pondasi yang tergerus aliran air. Proses pencabutan tersebut terpantau telah dimulai sejak pukul 14.15 WIB, dengan sejumlah petugas berseragam kuning yang sudah bersiaga di lokasi sejak siang.
Petugas memulai pekerjaan dengan mencabut kabel lampu dari beberapa sisi, kemudian menurunkan lampu dari atas tiang menggunakan manlift. Setelah itu, mereka mengaitkan tali panjang antara tiang kendali manlift dan tiang PJU. Dengan koordinasi yang cermat, tiang mulai dicabut secara perlahan menggunakan bantuan alat dan kerja sama tim di lapangan.
Sementara itu, ruas jalan sempat ditutup sesaat selama proses pencabutan berlangsung. Namun, setelah tiang berhasil diamankan, akses jalan langsung dibuka kembali sehingga tidak menimbulkan kemacetan berarti bagi pengguna jalan.
Staff Satpel Bina Marga Jagakarsa, Febrian Ashar, menjelaskan bahwa kondisi di titik amblas tersebut semakin mengkhawatirkan. Menurutnya, arus air di bawah jalan cukup kencang dan terus mengikis tanah di sekitar pondasi tiang.
“Update terakhir kondisi arusnya makin kencang setelah dilakukan perbaikan oleh pihak SDA (Sumber Daya Air). Saya dapat informasi bahwa tiang-tiangnya mulai tergerus pondasinya,” kata Febrian saat ditemui di lokasi, Sabtu (30/5/2026).
Atas dasar itu, Febrian menegaskan bahwa pihaknya memprioritaskan pengamanan aset milik Bina Marga, khususnya tiang PJU, agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar. “Dari Bina Marga sendiri mengamankan tiang-tiang ini, terutama tiang PJU. Kami tindak lanjuti segera agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.
Di sisi lain, terkait keberadaan tiang-tiang kabel milik provider swasta yang juga terdampak di lokasi yang sama, Febrian mengaku sudah menjalin komunikasi dengan pihak terkait. “Untuk tiang provider tadi saya sudah koordinasi ke Sudin, akan diinfokan ke provider masing-masing. Tapi untuk kelanjutannya saya masih belum update lagi, yang jelas sudah koordinasikan ke pihak Sudin,” pungkasnya.
Artikel Terkait
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Waisak 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
Nigeria Kini Negara Paling Dermawan di Dunia, Indonesia Tergusur dari 10 Besar Usai Metode Penilaian Diubah
Jokowi Terhibur Aksi Joget Anak Muda di Depan Rumahnya, Nyanyikan Lagu Mas Bahlil Ganteng
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Nelayan dan Operator Kapal Diminta Waspada