Prosedur Keamanan Ketat di Ragunan
Membantah isu yang sama, Humas Taman Margasatwa Ragunan, Bambang Wahyudi, menegaskan bahwa setiap petugas yang bertugas diperiksa secara ketat bawaannya saat akan meninggalkan area kebun binatang. Sistem pemeriksaan ini diterapkan untuk mencegah terjadinya penyimpangan, termasuk pengambilan jatah makanan satwa.
Bambang menambahkan bahwa hingga saat ini, tidak pernah ditemukan satu pun kasus di mana petugas kedapatan membawa pulang daging makanan yang seharusnya diberikan kepada harimau atau satwa lainnya.
Video yang memicu kontroversi tersebut menunjukkan seekor harimau yang sedang berjalan mondar-mandir di dalam kandangnya. Narasi dalam unggahan tersebutlah yang menyulut spekulasi tentang pencurian pakan satwa. Namun, berdasarkan penjelasan resmi dari pihak pengelola dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.
Artikel Terkait
Bupati Tulungagung Ditahan KPK, Modus Pemerasan Kembali Mencuat
Perundingan AS-Iran di Islamabad Berakhir Tanpa Kesepakatan
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari Sabtu
Bareskrim Kejar Aset Tersangka Penipuan DSI Rp 2,4 Triliun untuk Restitusi Korban