Prosedur Keamanan Ketat di Ragunan
Membantah isu yang sama, Humas Taman Margasatwa Ragunan, Bambang Wahyudi, menegaskan bahwa setiap petugas yang bertugas diperiksa secara ketat bawaannya saat akan meninggalkan area kebun binatang. Sistem pemeriksaan ini diterapkan untuk mencegah terjadinya penyimpangan, termasuk pengambilan jatah makanan satwa.
Bambang menambahkan bahwa hingga saat ini, tidak pernah ditemukan satu pun kasus di mana petugas kedapatan membawa pulang daging makanan yang seharusnya diberikan kepada harimau atau satwa lainnya.
Video yang memicu kontroversi tersebut menunjukkan seekor harimau yang sedang berjalan mondar-mandir di dalam kandangnya. Narasi dalam unggahan tersebutlah yang menyulut spekulasi tentang pencurian pakan satwa. Namun, berdasarkan penjelasan resmi dari pihak pengelola dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.
Artikel Terkait
Pramono Anung Tegaskan JPO Sarinah Akan Dibangun Kembali, Utamakan Akses Difabel
Indonesia dan Turki Sepakati Aksi Nyata, Dari Gaza hingga Industri Pertahanan
Prajurit Gugur di Nduga, Ayah Banggakan Tekad Baja Anaknya yang Tak Pernah Menyerah
Megawati Bikin Heboh, Nyanyikan Cinta Hampa di Panggung Rakernas PDIP