Pentingnya Pendaftaran Ulang Sertifikat Tanah Lama
Sebagai langkah antisipasi, Kementerian ATR/BPN mendorong masyarakat untuk segera mendaftarkan ulang sertifikat tanah yang diterbitkan antara tahun 1961 hingga 1997. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalisir potensi tumpang tindih klaim dan penyerobotan lahan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Nusron berharap, dengan adanya kasus sengketa lahan yang melibatkan publik figur, masyarakat semakin sadar akan pentingnya memperbarui dokumen kepemilikan tanah mereka.
Peran Aparat BPN dalam Pencegahan Mafia Tanah
Di sisi lain, Nusron Wahid menekankan bahwa pemberantasan mafia tanah harus dimulai dari internal BPN sendiri. Seluruh jajaran diinstruksikan untuk menjaga integritas dan tidak tergoda oleh praktik kongkalikong yang dapat merugikan negara dan masyarakat.
Dengan komitmen kuat dari para regulator, diharapkan praktik kejahatan pertanahan dapat ditekan meskipun tidak dapat dihilangkan sepenuhnya.
Artikel Terkait
Kejari Barru Resmikan Mess Pegawai 16 Kamar, Dukung Program Zero Indekos
Barcelona Tumbang 0-2 dari Atletico Madrid di Leg Pertama Perempat Final
Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pimpinan Sindikat Pencucian Uang yang Masuk Daftar Interpol
Polisi Ungkap Motif Judi Online di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Ibu Kandung di Lahat