Mobil Boks Bank Terbakar di Polewali Mandar, Rp 4,6 Miliar Hangus: Kronologi & Penyebab

- Kamis, 13 November 2025 | 13:00 WIB
Mobil Boks Bank Terbakar di Polewali Mandar, Rp 4,6 Miliar Hangus: Kronologi & Penyebab
Mobil Boks Bank Terbakar di Polewali Mandar, Uang Rp4,6 Miliar Hangus

Mobil Pengangkut Uang Bank Terbakar, Rp4,6 Miliar Hangus di Polewali Mandar

Sebuah insiden kebakaran menghanguskan mobil boks pengangkut uang milik sebuah bank di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Peristiwa yang terjadi di Dusun Palippis, Desa Bala, Kecamatan Balanipa ini mengakibatkan kerugian material yang sangat besar, dimana uang tunai senilai Rp4,6 miliar dilaporkan ikut musnah terbakar.

Kronologi Kebakaran Mobil Boks Berisi Uang

Kapolsek Tinambung, Iptu Muh. Azharil Naufal, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, mobil Daihatsu Grandmax bernopol B 9345 PCU sedang dalam tugas operasional untuk mengisi sejumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di wilayah Polewali Mandar dan Majene. Kejadian berlangsung pada Rabu, sekitar pukul 10.30 waktu setempat.

Kanit Pamobvit, Iptu Indah Dewi, menjelaskan kronologi awal. Tim pengawalan dari Polres Polman bersama pihak pelaksana tugas sedang melakukan pengisian uang. Dalam perjalanan, salah seorang petugas sempat mencium aroma bensin yang kuat di dalam kabin mobil. Pengecekan singkat dilakukan, namun tidak ditemukan tanda-tanda kebocoran yang jelas.

Setelah menyelesaikan pengisian di sebuah ATM BNI di Wonomulyo, sopir kendaraan digantikan. Tidak lama setelah melanjutkan perjalanan menuju Majene, tepatnya di wilayah Palippis, asap tiba-tiba terlihat membubung dari bagian jok tengah mobil. Asap ini dengan cepat diikuti oleh kemunculan kobaran api yang menjalar.

Upaya Penyelamatan yang Tidak Berhasil

Petugas yang berada di dalam segera meminta sopir untuk menepikan kendaraan dan menyelamatkan diri. Sayangnya, upaya untuk menyelamatkan uang tunai di dalam mobil boks tidak dapat dilakukan. Salah satu kendala yang disebutkan adalah kunci kontak mobil yang tertinggal di dalam, menghambat akses atau manuver terakhir.

"Api langsung membesar dengan sangat cepat, sehingga kami tidak sempat menyelamatkan uang tersebut. Seluruhnya terbakar," ujar seorang petugas yang terlibat.

Rincian Uang yang Terbakar

Total uang tunai yang diangkut dalam mobil tersebut awalnya berjumlah Rp5,2 miliar. Rinciannya adalah Rp3,4 miliar dalam pecahan uang kertas Rp100.000 dan Rp1,8 miliar dalam pecahan Rp50.000. Sebelum insiden kebakaran terjadi, tim telah menggunakan sekitar Rp1 miliar untuk mengisi dua mesin ATM lainnya, yaitu satu di depan Kantor Bupati Polman senilai Rp400 juta dan satu lagi di Amazon Wonomulyo senilai Rp600 juta.

Dengan demikian, sisa uang yang masih berada dalam mobil dan ikut terbakar diperkirakan mencapai angka Rp4,6 miliar.

Pemadaman Api dan Penyebab Kebakaran

Untuk mengatasi kebakaran, dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari Kecamatan Tinambung dan Campalagian. Berkat upaya petugas, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.50 WITA. Untungnya, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, menyampaikan bahwa timnya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan mendalam.

"Ada beberapa dugaan sementara yang kami selidiki, seperti kemungkinan adanya kebocoran pada sistem bahan bakar kendaraan atau masalah korsleting listrik. Namun, kesimpulan pasti menunggu hasil pemeriksaan yang komprehensif," jelas Budi.

Insiden kebakaran mobil boks pengangkut uang ini menjadi perhatian serius dan menimbulkan pertanyaan mengenai protokol keamanan dan keselamatan dalam pengangkutan uang tunai dalam jumlah besar.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar