murianetwork.com - Sudah bukan rahasia lagi bahwa Laut China Selatan telah menjadi spot hangat yang dipantau dunia.
Secara sederhana, terjadi saling klaim di Laut China Selatan antara negara-negara Asia Tenggara dan China.
China dengan tegas mengklaim hampir keseluruhan Laut China Selatan berlandaskan kepercayaan nenek moyang mereka, Nine Dash Line.
Sementara blok Asia Tenggara membagi wilayah lautnya berdasarkan peraturan laut internasional, United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS).
“China klaim hampir 80 persen Laut China Selatan dengan asas Nine Dash Line yang membentang dari 1.500 km dari daratannya hingga ZEE Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei, dan Indonesia.
Namun pengadilan dunia berlandaskan aturan laut internasional, UNCLOS menolak klaim tersebut”, terang Antara pada 17 Juli 2023.
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang