Itu mengapa upaya pencarian dilakukan dengan berjalan kaki, dibantu anjing, drone dan satelit Uni Eropa.
"Konvoi delapan ambulans telah diberangkatkan, didampingi oleh dokter dan paramedis," ungkapnya.
Layanan berita IRINN yang dikelola pemerintah Iran melaporkan bahwa lokasi kecelakaan terletak di medan yang ekstrem dengan batu-batu besar setinggi 70 meter yang menghalangi jalan.
Dalam upaya menemukan lokasi jatuhnya helikopter, Uni Eropa mencoba membantu dengan mengaktifkan jaringan pemetaan satelit darurat Copernicus
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang