Tentara Israel membunuh mereka bertiga karena kepengecutan mereka bertempur secara langsung, respon akun X @Avolanza.
Ketiga mujahid tersebut dibunuh dengan pistol berperedam saat berada di RS Ibnu Sina, dengan diam-diam dan licik.
Jabatan Jalamneh yang sangat penting membuat harga kepalanya sangat mahal, sehingga para teroris Usaha tersebut memburunya hingga saat berada di RS Ibnu Sina.
Dalam tayangan CCTV yang disiarkan oleh Aljazeera, nampak sekelompok pasukan bersenjata yang menggunakan baju menyamar seperti tenaga kesehatan.
Baca Juga: Krisis Kemanusiaan di Gaza: Serangan Israel Berlanjut, 10 Tewas dalam Serangan Sekolah UNRWA
Teroris Israel tersebut berpakaian dokter, perawat berhijab, serta pakaian sipil lainnya untuk mencari Jalamneh dan Ghazawi bersaudara saat berada di RS Ibnu Sina.
Rencana pembunuhan ketiga mujahid Jenin ini telah disebarkan luaskan Menteri Keamanan Israel beberapa hari sebelumnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: surabaya.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April