Tentara Israel membunuh mereka bertiga karena kepengecutan mereka bertempur secara langsung, respon akun X @Avolanza.
Ketiga mujahid tersebut dibunuh dengan pistol berperedam saat berada di RS Ibnu Sina, dengan diam-diam dan licik.
Jabatan Jalamneh yang sangat penting membuat harga kepalanya sangat mahal, sehingga para teroris Usaha tersebut memburunya hingga saat berada di RS Ibnu Sina.
Dalam tayangan CCTV yang disiarkan oleh Aljazeera, nampak sekelompok pasukan bersenjata yang menggunakan baju menyamar seperti tenaga kesehatan.
Baca Juga: Krisis Kemanusiaan di Gaza: Serangan Israel Berlanjut, 10 Tewas dalam Serangan Sekolah UNRWA
Teroris Israel tersebut berpakaian dokter, perawat berhijab, serta pakaian sipil lainnya untuk mencari Jalamneh dan Ghazawi bersaudara saat berada di RS Ibnu Sina.
Rencana pembunuhan ketiga mujahid Jenin ini telah disebarkan luaskan Menteri Keamanan Israel beberapa hari sebelumnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: surabaya.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang