Sejarah Hari Perayaan Kehidupan merupakan sebuah akar filosofis dari praktik syukur yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu.
Saat usia semakin bertambah, tantangan dalam hidup akan bertambah pula.
Tidak sedikit pula orang mendambakan kehidupan yang lebih baik tanpa adanya masalah dan kesulitan.
Filosofi bersyukur mengajarkan kita untuk menghargai setiap apa yang kita miliki daripada kekurangan dalam hidup.
Semua agama di dunia menekankan betapa pentingnya kesehatan pikiran dengan bersyukur. Itu sebabnya sejarah syukur pertama kali diajarkan oleh agama.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang bersyukur memiliki hubungan sosial yang lebih baik, serta tingkat stress dan depresi yang lebih sedikit.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jember.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April