Sejarah Hari Perayaan Kehidupan merupakan sebuah akar filosofis dari praktik syukur yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu.
Saat usia semakin bertambah, tantangan dalam hidup akan bertambah pula.
Tidak sedikit pula orang mendambakan kehidupan yang lebih baik tanpa adanya masalah dan kesulitan.
Filosofi bersyukur mengajarkan kita untuk menghargai setiap apa yang kita miliki daripada kekurangan dalam hidup.
Semua agama di dunia menekankan betapa pentingnya kesehatan pikiran dengan bersyukur. Itu sebabnya sejarah syukur pertama kali diajarkan oleh agama.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang bersyukur memiliki hubungan sosial yang lebih baik, serta tingkat stress dan depresi yang lebih sedikit.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jember.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Sejarah Tercipta: Alquran Schomburg dan Sumpah Muslim Pertama di Balai Kota New York
Dukun Peru Ramalkan Sakit Parah untuk Trump dan Pelarian Maduro di Ritual Pantai
Ultimatum 24 Jam Saudi ke UEA: Pasukan Ditarik, Persekutuan Teluk Retak di Yaman
Najib Razak Berjuang di Pengadilan Banding, Tolak Vonis 1MDB