Kedua, ada lahan buat mereka sebagai tempat untuk istirahat.
"Untuk shelter basecamp, untuk berteduh setelah melakukan perjalanan Pak," lanjut dia.
Ketiga, bisa mendapatkan pendidikan.
"Kita ingin pintar, punya ruang kelas, selama ini dianggap sebelah mata. Kita ingin pintar seperti orang-orang Pak," tambah Rinto.
Permintaan tersebut dikuatkan oleh Anton, yang juga pengemudi ojol.
"Pak, Jakarta dulu rindang, adem, sekarang banyak pohon ditebangin. Pohon buat kami berteduh. Saya banyak berharap kepada Bapak agar lebih dibudidayakan lagi," kata Anton.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kalimantansatu.com
Artikel Terkait
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global