Pada Jumat malam, para penyerang berusaha menyusup ke pangkalan militer di wilayah semi-otonom Kurdi di Irak utara, menewaskan lima tentara. Empat orang lainnya meninggal kemudian karena luka kritis. Kementerian Pertahanan Turki mengatakan 15 militan juga tewas.
Baca Juga: Polda Sulawesi Tenggara Memecat Anggota Ditpolairud Yang Menembak 2 Nelayan Hingga Tewas
Belum ada komentar langsung dari PKK, pemerintah di Baghdad – atau dari pemerintahan wilayah Kurdi.
Turki meluncurkan Operasi Claw-Lock di Irak utara pada bulan April 2022, di mana Turki mendirikan beberapa pangkalan di Kegubernuran Duhok. Baghdad telah berulang kali memprotes kehadiran pasukan Turki dan menyerukan penarikan mereka.
Drone Anka buatan Turkiye diborong oleh Indonesia.
Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyampaikan belasungkawa atas tewasnya tentara Turki di X, sebelumnya Twitter.
“Kami akan berjuang sampai akhir melawan organisasi teroris PKK di dalam dan di luar perbatasan kami,” tulisnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: beritasenator.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April