Empat pejabat AS yang mengetahui hal tersebut, berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa pernyataan resmi akan segera dikeluarkan untuk merinci serangan tersebut seperti dilansir dari Reuters, Jumat (12/1/2024).
Sebelumnya pada hari Kamis, pemimpin Houthi mengatakan siap merespons setiap serangan AS terhadap kelompok tersebut.
Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar Yaman dalam perang saudara, telah bersumpah untuk menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel atau menuju pelabuhan Israel. Namun, banyak dari kapal yang menjadi sasaran tidak memiliki hubungan dengan Israel.
Militer AS mengatakan pada hari Kamis bahwa Houthi menembakkan rudal balistik anti-kapal ke jalur pelayaran internasional di Teluk Aden, serangan ke-27 yang dilakukan kelompok tersebut sejak 19 November.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianmassa.id
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April